Sosialisasi Perda Kepemudaan, Jahidin Tekankan Peran Strategis Pemuda dalam Pembangunan Daerah

  • Selasa, 1 Juli 2025

WARTA-DIGITAL.COM SAMARINDA — Komitmen dalam membangun generasi muda Kalimantan Timur kembali ditegaskan oleh Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kaltim dari Fraksi PKB, H. Jahidin. Lewat agenda Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) ke-6, ia memaparkan isi Perda Nomor 8 Tahun 2022 tentang Kepemudaan dalam kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 30 Juni 2025 di Coffee Jay, Jalan Bukit Rumbia I, Kelurahan Sidomulyo, Samarinda Ilir.

 

Kegiatan ini diikuti secara antusias oleh pemuda, tokoh masyarakat, dan perwakilan organisasi lokal. Sosper menjadi ruang strategis untuk memperkuat literasi kebijakan sekaligus mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam pembangunan daerah.

 

Dalam paparannya, Jahidin menekankan bahwa pemuda bukan sekadar harapan masa depan, tetapi juga kekuatan hari ini yang memiliki peran nyata di tengah masyarakat.

 

"Kita butuh pemuda yang tidak hanya kritis, tapi juga konstruktif. Perda ini adalah payung hukum agar energi anak muda tersalurkan ke arah yang positif dan produktif," ujarnya di hadapan peserta.

 

Ia menambahkan bahwa regulasi tersebut mengamanatkan sinergi antara pemuda, pemerintah, dan masyarakat guna membentuk iklim kepemudaan yang sehat, kreatif, dan berwawasan kebangsaan.

 

"Pemuda harus menjadi bagian dari solusi. Tugas kami di DPRD adalah membuka ruang strategis agar peran itu bisa dijalankan maksimal," sambungnya.

 

Sebagai politikus senior Fraksi PKB, Jahidin juga menyoroti pentingnya penguatan program dan dukungan anggaran dari pemerintah daerah agar pelaksanaan perda tidak hanya berhenti di tataran normatif.

 

"Kita dorong agar perda ini menyentuh langsung program nyata, seperti pengembangan kewirausahaan, pelatihan kepemimpinan, hingga dukungan komunitas kreatif," terangnya.

 

Sosialisasi ini turut menghadirkan narasumber pendamping yang menjabarkan substansi Perda dan tantangan implementasinya. Sesi diskusi berlangsung dinamis, menunjukkan tingginya partisipasi dan kepedulian pemuda terhadap arah kebijakan publik.

 

"Kami di DPRD tidak hanya membuat regulasi, tapi juga memastikan masyarakat memahami dan mampu mengawalnya. Forum seperti ini menjadi bagian penting dari proses itu," pungkas Jahidin. (sky/mar)

Komentar