- Indonesia, Samarinda
WARTA-DIGITAL.COM SAMARINDA – Komisi IV DPRD Kalimantan Timur mempertegas komitmennya dalam peningkatan mutu pendidikan daerah melalui audiensi dengan Kelompok Kerja (Pokja) Pengawas Madrasah Kaltim di Gedung DPRD Kaltim. Pertemuan ini menjadi ruang penting untuk menyamakan pemahaman terhadap regulasi pendidikan nasional serta membahas penguatan peran pengawas madrasah dalam implementasi kebijakan Merdeka Belajar.

Dalam pemaparan Pokja, dijelaskan bahwa regulasi terbaru mengubah tugas pengawas yang tidak lagi berfokus pada administrasi semata, tetapi berkembang menjadi pendamping, fasilitator, hingga coach bagi guru dan kepala sekolah. Perubahan ini selaras dengan ruh Merdeka Belajar yang menuntut sistem pendidikan lebih fleksibel dan berorientasi pada kualitas pembelajaran. Namun, perubahan paradigma tersebut membutuhkan dukungan sistem, sumber daya, dan pelatihan berkelanjutan agar dapat berjalan efektif.
Komisi IV menyambut baik pemaparan tersebut dan menilai pengawas madrasah sebagai ujung tombak keberhasilan kebijakan pendidikan. Karena itu, mereka menekankan pentingnya dukungan regulasi, pendampingan lapangan, serta sinergi lintas lembaga. Komisi juga menyoroti perlunya pembagian kewenangan yang jelas antarinstansi agar tugas pengawas tidak menjadi beban tambahan tanpa dukungan sistem yang memadai.
Dalam diskusi, Pokja Pengawas Madrasah turut menyampaikan kendala di lapangan, seperti minimnya jumlah pengawas dibandingkan madrasah binaan, jarak tempuh yang jauh, serta kebutuhan peningkatan kompetensi. Mereka berharap DPRD dapat mendorong pemerintah daerah untuk lebih memperhatikan pembiayaan, fasilitas, dan kebijakan yang mendukung tugas pengawasan. Komisi IV merespons positif hal tersebut dan memastikan audiensi ini menjadi langkah awal penyusunan kebijakan yang lebih responsif.
Sebagai tindak lanjut, Komisi IV mendorong adanya pemetaan kebutuhan pengawas madrasah di seluruh kabupaten/kota di Kaltim. Pemetaan ini dipandang penting untuk mengukur kesiapan daerah dalam mengimplementasikan regulasi nasional sekaligus menjadi dasar penyusunan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat sasaran. Kolaborasi lanjutan juga direncanakan dalam bentuk forum koordinasi rutin dan program pendampingan.
Di akhir pertemuan, Komisi IV memberikan apresiasi atas dedikasi Pokja Pengawas Madrasah Kaltim dalam mendampingi pendidikan di berbagai wilayah. Mereka menegaskan bahwa pengawas yang adaptif dan kompeten merupakan modal penting untuk memastikan kebijakan Merdeka Belajar benar-benar dirasakan hingga ke satuan pendidikan terjauh, termasuk madrasah dengan karakteristik dan tantangan khusus. Pertemuan ini menjadi bukti bahwa DPRD Kaltim siap terus menjadi mitra strategis pembangunan pendidikan daerah.(adv/sen/dprd prov kaltim)
Komentar