DPRD Kaltim Dorong Subsidi Transportasi Segera Jalan

  • Rabu, 30 Juli 2025

WARTA-DIGITAL.COM SAMARINDA - Daerah pedalaman Kalimantan Timur seperti Mahakam Ulu dan sebagian Kutai Barat masih sangat bergantung pada Sungai Mahakam sebagai jalur transportasi utama. Ketika musim hujan datang, banjir menjadi ancaman rutin.

 

Sebaliknya, saat kemarau tiba, debit air surut tajam hingga membuat akses sungai terganggu, terutama di tiga titik jeram: Riam Udang, Riam Alo, dan Riam Panjang.

 

Wakil Ketua DPRD Kaltim Ekti Imanuel mengatakan bahwa distribusi bahan pokok di kawasan itu masih didominasi jalur air.

 

Ia menyebut bahwa kondisi geografis yang ekstrem menjadi tantangan besar yang belum sepenuhnya teratasi hingga kini.

 

“Di Mahakam Ulu, ketergantungan terhadap Sungai Mahakam sangat tinggi, karena sungai ini merupakan jalur transportasi utama bagi masyarakat, termasuk di Kabupaten Kutai Barat,” ucap Ekti, Senin (28/7/2025).

 

Ia menyebut bahwa sekitar 90 persen distribusi dari Long Bagun menuju Long Apari atau Long Apangai masih mengandalkan sungai.

 

Sayangnya, saat kemarau, batu-batu besar di titik riam menghambat perjalanan kapal hingga suplai sembako pun tersendat.

 

Namun, menurutnya, Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu sudah merancang solusi melalui program Bantuan Ongkos Angkut yang bertujuan menekan tingginya biaya logistik.

 

“Namun saya sudah melakukan komunikasi dengan salah satu anggota DPRD Mahakam Ulu, dan diinformasikan bahwa sudah dianggarkan program Bantuan Ongkos Angkut. Bantuan ini dirancang agar ongkos transportasi sembako tidak terlalu mahal bagi masyarakat,” jelasnya.

 

Sayangnya, pelaksanaan program ini belum bisa dimulai karena terganjal proses pengesahan APBD Perubahan.

 

“Dari informasi yang saya terima, anggarannya sudah ada dan dialokasikan dalam APBD Perubahan Mahakam Ulu. Namun, proses pengesahannya memang masih menunggu,” tambahnya.

 

Ekti mengakui bahwa peran Pemerintah Provinsi dalam masalah ini terbatas karena kewenangan penuh berada di tingkat kabupaten. Namun demikian, pihaknya tetap aktif mendorong agar program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat itu bisa segera terealisasi. (adv/sky)

 

Komentar