Pesta Laut Pesisir Nusantara Ke-3 Sukses, UMKM Raup Hampir Rp400 Juta

  • Selasa, 8 April 2025

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai Kartanegara (Kukar), Arianto.

WARTA-DIGITAL.COM - KUTAI KARTANEGARA - Pesta Laut Pesisir Nusantara ke-3 resmi ditutup dengan penuh kemeriahan dan antusiasme masyarakat di wilayah pesisir Kabupaten Kutai Kartanegara. Event budaya yang berlangsung selama tiga malam berturut-turut ini digelar di kawasan Kecamatan Samboja, Samboja Barat, dan Muara Jawa, dan berhasil menarik perhatian ribuan warga dari berbagai daerah.

Kegiatan ini bukan sekadar hiburan, namun juga sarat nilai tradisi. Salah satu momen sakral yang paling dinanti adalah prosesi larung laut, yang menjadi bentuk syukur dan penghormatan para nelayan terhadap laut sebagai sumber penghidupan. Menurut panitia, prosesi ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas masyarakat pesisir.

 

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai Kartanegara (Kukar), Arianto, menyampaikan bahwa Pesta Laut ini bukan hanya perayaan budaya semata, tetapi juga bentuk nyata pelestarian kearifan lokal. 

 

“Kegiatan ini adalah ruang untuk memperkenalkan kembali nilai-nilai tradisi leluhur kepada generasi muda, sekaligus membangun semangat gotong royong masyarakat,” ujarnya (Selasa/8/4/25).

 

Panggung hiburan rakyat, lomba tradisional, serta pertunjukan seni dari berbagai kelompok lokal turut memeriahkan acara. Tidak hanya itu, anak-anak muda juga diberi ruang berekspresi untuk menampilkan bakat mereka dalam bidang seni tari, musik, hingga teater. Hal ini menjadi motivasi tersendiri bagi generasi muda agar terus mengembangkan diri di bidang seni dan budaya.

 

Dari sisi ekonomi, dampak positif dari kegiatan ini sangat terasa. Selama tiga malam pelaksanaan, lebih dari 130 pelaku UMKM lokal difasilitasi bekerja sama dengan Dinas Pariwisata dan instansi terkait. Berdasarkan data panitia, pendapatan yang dihasilkan UMKM per malam mencapai sekitar Rp120 juta.

 

“Total pendapatan UMKM selama event ini hampir menyentuh angka Rp400 juta. Ini bukti bahwa event budaya seperti Pesta Laut juga membawa manfaat ekonomi yang signifikan bagi masyarakat,” tambahnya. 

 

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menyukseskan event-event daerah.

 

Antusiasme masyarakat yang tinggi menjadi indikator bahwa Pesta Laut adalah event yang sangat dinanti setiap tahunnya. Tokoh masyarakat setempat menyampaikan harapan agar kegiatan ini bisa terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sebagai bagian dari agenda tahunan resmi Kabupaten Kutai Kartanegara.

 

Menanggapi hal itu, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menyatakan komitmennya untuk menjadikan Pesta Laut sebagai salah satu event tetap dalam kalender pariwisata daerah. Hal ini juga sejalan dengan visi Bupati Edi Damansyah dalam pengembangan sektor pariwisata dan pemberdayaan masyarakat.

 

“InsyaAllah, tahun 2025 Pesta Laut akan digelar kembali. Kami pastikan kegiatan ini tetap berjalan, meskipun ada dinamika politik seperti PSU atau pergantian pemerintahan. Semangatnya adalah menghadirkan event yang membanggakan dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

 

Selain Pesta Laut, agenda besar lainnya yang juga akan menghiasi kalender pariwisata daerah adalah Kukar Kaya Festival dan Kukar Land. Dengan rangkaian event ini, Pemerintah Daerah optimistis Kutai Kartanegara akan semakin dikenal sebagai daerah yang kaya budaya dan kreatif secara ekonomi.(adv/bil/sky)

Komentar