55 Calon Berebut Kursi Komisioner KPID Kaltim, Seleksi Ketat Dimulai

  • Senin, 1 September 2025

WARTA-DIGITAL.COM SAMARINDA – Perebutan kursi Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) periode 2025–2028 dipastikan berlangsung ketat. Sebanyak 55 pendaftar resmi telah tercatat dan siap menjalani serangkaian tahapan seleksi yang akan menentukan tujuh komisioner definitif serta tujuh cadangan.

 

Ketua Tim Seleksi (Timsel) KPID Kaltim, Muhammad Faisal, menegaskan bahwa seluruh proses seleksi akan dilaksanakan secara objektif dan transparan. Menurutnya, tidak ada batasan profesi dalam pendaftaran, selama calon memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.

 

“Minimal pendidikan S1, jadi ada juga fresh graduate yang ikut mendaftar. Kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi siapa saja yang memenuhi syarat,” ujar Faisal kepada awak media, Senin (1/9).

 

Tahapan seleksi diawali dengan verifikasi administrasi, yang saat ini tengah berlangsung. Hasil seleksi tahap pertama akan diumumkan pada 3 September 2025. Peserta yang lolos akan melanjutkan ke tes kompetensi, mencakup ujian tertulis, tes psikologi, serta wawancara yang dijadwalkan berlangsung pada 11–30 September 2025.

 

Dari tahapan ini, maksimal 21 nama akan dipilih untuk diserahkan kepada Komisi I DPRD Kaltim. Selanjutnya, para calon akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) yang akan menentukan tujuh komisioner definitif serta tujuh cadangan.

 

“Hasil akhir akan kami serahkan ke DPRD untuk diputuskan siapa yang layak menjadi komisioner KPID Kaltim,” jelas Faisal.

 

Ia menambahkan, proses seleksi tahun ini menarik perhatian publik karena latar belakang peserta yang beragam, mulai dari akademisi, praktisi media, hingga profesional dari berbagai daerah di Kaltim. Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa isu penyiaran semakin mendapat perhatian luas dari masyarakat.

 

Proses seleksi ditargetkan rampung pada Oktober 2025, sehingga komisioner baru dapat segera bekerja menghadapi tantangan dunia penyiaran di era digital.

 

“Tujuh komisioner terpilih diharapkan mampu menjawab tantangan penyiaran modern dan membawa lembaga penyiaran di Bumi Etam ke arah yang lebih baik,” pungkas Faisal. (adv/sky/diskominfo kaltim)

Komentar