KPID Kaltim Perkuat Kolaborasi Literasi Media, Matangkan MoU KPI Pusat dan UINSI Samarinda

  • Rabu, 16 Juli 2025

WARTA-DIGITAL.COM Samarinda — Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Timur terus mengakselerasi komitmennya dalam membangun masyarakat yang melek media. Melalui Rapat Kelembagaan yang digelar pada Selasa (15/7), KPID Kaltim resmi mematangkan pelaksanaan kegiatan Literasi Media (LM) yang akan diselenggarakan di Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda.

 

Ketua KPID Kaltim, Irwansyah, menegaskan pentingnya agenda ini sebagai langkah konkret dalam menjalin sinergi antara dunia pendidikan dan lembaga penyiaran.

 

"Literasi media bukan sekadar edukasi, tetapi bagian dari penguatan demokrasi di ruang siar. Kampus adalah mitra strategis untuk mencetak generasi yang cerdas bermedia,” ujarnya, saat ditemui oleh awak media Sky Media Kaltim pada Rabu, 16 Juli 2025.

 

Kegiatan ini akan dirangkai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara KPI Pusat, UINSI Samarinda, dan SMKN 15 Samarinda. Diproyeksikan berlangsung akhir Agustus hingga awal September 2025, acara ini akan melibatkan lebih dari 200 peserta dari kalangan mahasiswa, civitas akademika, serta pelaku dan penggiat penyiaran.

 

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperluas jangkauan literasi media hingga ke akar akademik, agar mahasiswa tak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga pelaku penyiaran yang kritis dan bertanggung jawab,” tambah Irwansyah.

 

Rapat teknis dipimpin oleh Koordinator Bidang Kelembagaan, Tri Heriyanto, dan melibatkan jajaran komisioner, panitia gabungan dari KPID Kaltim serta Presma UINSI. Hadir pula dosen Ayu Rayhaniah sebagai penghubung kampus. Kegiatan akan menghadirkan sambutan dari Ketua KPI Pusat, Ketua KPID Kaltim, serta Rektor UINSI, dengan narasumber yang terdiri dari Wakil Rektor UINSI, Ketua Komisi I DPRD Kaltim, dan internal KPID.

 

Kegiatan ini mendapat dukungan anggaran dari Kementerian Kominfo RI dan akan didokumentasikan secara menyeluruh oleh tim PPID. Selain itu, KPID Kaltim juga membuka kemungkinan menghadirkan sesi literasi informasi publik bersama Komisi Informasi.

 

“Kita ingin literasi ini menjadi gerakan bersama. Sinergi lembaga penyiaran, akademisi, legislatif, dan masyarakat adalah fondasi penyiaran sehat dan demokratis,” pungkas Irwansyah. (adv/sky)

Komentar