- Indonesia, Samarinda
WARTA-DIGITAL.COM Samarinda – Rencana aksi massa besar-besaran akan digelar di Kota Samarinda pada Senin, 1 September 2025. Aksi massa dari berbagai elemen masyarakat, mahasiswa, organisasi kemasyarakatan (ormas), dan organisasi kepemudaan (OKP) dijadwalkan akan memusatkan unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar, Samarinda.
Menyikapi agenda tersebut, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Timur menegaskan pentingnya peran media dalam menjaga keseimbangan informasi. Ketua KPID Kaltim, Irwansyah, mengingatkan agar media tetap berpegang pada kode etik jurnalistik serta Undang-Undang Penyiaran dalam meliput aksi.
“Kami harap media menjaga independensi dalam pemberitaan. Aksi ini dilindungi undang-undang, sehingga semua pihak perlu menghormati hak masyarakat menyampaikan aspirasi,” ujar Irwansyah, Minggu (31/8/2025).
Lebih lanjut, Irwansyah berharap massa aksi maupun aparat keamanan dapat sama-sama menjaga situasi kondusif.
“Tidak boleh ada kekerasan, apalagi sampai menimbulkan korban. Mari kita berdoa semoga aksi besok berjalan baik dan damai,” tambahnya.
Sebagai lembaga yang berperan mengawal penyiaran sehat, KPID Kaltim menilai momentum aksi ini dapat menjadi cerminan kedewasaan demokrasi di Kalimantan Timur.
“Kaltim selama ini dikenal sebagai daerah yang demokratis, dengan indeks pesta demokrasi yang sangat baik. Semoga DPRD provinsi, pemerintah daerah, media, dan aktivis dapat terus bersinergi membangun Kaltim,” tutup Irwansyah.
KPID Kaltim menegaskan komitmennya menjaga ruang publik tetap sehat, adil, dan berimbang. Melalui sinergi dengan media, pemerintah, dan masyarakat, KPID Kaltim berharap ekosistem demokrasi di daerah semakin kuat dan bermartabat. (adv/sky/diskominfo kaltim)
Komentar