Faisal Jadi Penyiar Tamu di HUT ke-80 RRI Samarinda: “Radio Tetap yang Terbaik”

  • Selasa, 9 September 2025

WARTA-DIGITAL.COM SAMARINDA – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur, H. Muhammad Faisal, mendapat kesempatan istimewa membacakan Berita Siang di RRI Pro 1 Samarinda, Selasa (9/9/2025). Momen ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Radio ke-80 yang berlangsung di Kantor RRI Samarinda, Jalan M. Yamin.

 

Selama kurang lebih 30 menit, Faisal membacakan berita edisi 9 September 2025 yang berisi ragam informasi terkini, mulai dari perkembangan pemerintahan di kabupaten/kota se-Kaltim, berita olahraga, hingga isu-isu aktual yang tengah hangat dibicarakan.

 

Usai siaran, Faisal mengaku pengalaman ini membawa nostalgia sekaligus tantangan tersendiri karena ia harus kembali mengingat teknik penyiaran yang sudah lama ditinggalkan.

 

“Deg-degan? Tidak juga, tapi memang harus mengingat kembali teknik dasarnya. Rasanya menyenangkan, saya benar-benar menikmati momen ini, bahkan sempat terlintas ingin jadi penyiar lagi,” ujarnya sambil tersenyum.

 

Ia juga tampak antusias saat mencoba peralatan siaran, termasuk mengatur mixer volume yang mengingatkannya pada hobi masa kecil.


“Sejak dulu saya suka memutar volume naik-turun. Bisa main lagi dengan alat ini rasanya seperti nostalgia,” katanya sambil tertawa.

 

Faisal menegaskan bahwa keberadaan RRI memiliki peran strategis dalam penyebaran informasi pembangunan di Kaltim, terutama karena jangkauan siarannya yang luas hingga daerah terpencil.

 

“Daya jangkau RRI sangat luar biasa, bahkan mampu menjangkau wilayah yang sulit diakses media lain. Itulah sebabnya saya ingin terus bersinergi dengan RRI. Bagi saya, radio ini tetap yang terbaik di Kaltim,” tegasnya.

 

Menurut Faisal, meskipun saat ini banyak radio swasta bermunculan, RRI tetap memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat karena kredibilitas dan sejarah panjangnya. Ia menilai momentum HUT ke-80 menjadi pengingat bahwa radio masih relevan dan memiliki kekuatan yang tidak dimiliki platform digital lain.

 

“RRI sekarang sudah jauh berkembang. Tidak seperti dulu yang hanya berbasis audio. Kini sudah update, modern, dan informasinya selalu terpercaya,” jelasnya.

 

Peringatan Hari Radio ke-80 ini juga menjadi kesempatan untuk mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga penyiaran publik. Faisal berharap, ke depan RRI dapat terus menjadi garda terdepan dalam memberikan informasi akurat, membangun kesadaran publik, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat di Kalimantan Timur. (adv/sky/diskominfo kaltim)

Komentar