- Indonesia, Samarinda
WARTA-DIGITAL.COM SAMARINDA — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur terus memperkuat literasi keterbukaan informasi publik di lingkungan pendidikan. Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi PPID dan SP4N-LAPOR Goes to School yang digelar di SMAN 1 Samarinda, Jumat (8/8/2025).
Kegiatan ini menghadirkan guru-guru perwakilan dari 20 SMK, 17 SMA, dan dua sekolah luar biasa (SLB) di Samarinda. Para peserta dibekali pemahaman tentang SP4N-LAPOR!, kanal nasional yang menjadi pintu utama penyampaian pengaduan dan aspirasi masyarakat terkait pelayanan publik.
Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal, menjelaskan bahwa SP4N-LAPOR! hadir sebagai wadah resmi yang terhubung langsung dengan pemerintah pusat maupun daerah. Sistem ini memungkinkan setiap aduan yang masuk dipantau secara real-time hingga tahap penyelesaiannya.
“SP4N-LAPOR! dirancang untuk memudahkan masyarakat melapor. Satu kanal, satu pintu, dan prosesnya bisa dilacak. Kami ingin guru menjadi agen perubahan yang menyebarkan informasi ini ke sekolah dan lingkungan sekitarnya,” jelas Faisal.
Menurutnya, laporan yang dapat diproses meliputi keluhan tentang pelayanan publik yang menjadi kewenangan pemerintah. Sementara aduan yang terkait perusahaan swasta, perkara yang tengah berproses di pengadilan, atau hanya berasal dari media sosial tanpa bukti valid tidak akan ditindaklanjuti.
Berdasarkan data Diskominfo Kaltim, setiap tahun tercatat sekitar 1.000 laporan yang masuk melalui SP4N-LAPOR!. Dari tiga jenis layanan — pengaduan, aspirasi, dan permintaan informasi — pengaduan menjadi kategori yang paling dominan. Topiknya beragam, mulai dari masalah pertambangan, infrastruktur, hingga pelayanan dasar di masyarakat.
“Kami menemukan pengaduan paling banyak berasal dari desa, terutama terkait aktivitas pertambangan. Melalui sosialisasi ini, kami ingin masyarakat tahu jalur resmi untuk menyuarakan masalah mereka,” tambah Faisal.
Selain mengenalkan SP4N-LAPOR!, Diskominfo Kaltim juga memperkenalkan aplikasi SAKTI GEMAS, yang mengintegrasikan layanan dari 15 OPD, termasuk perizinan, pajak daerah, hingga informasi wilayah berbasis CCTV.
Kepala SMAN 1 Samarinda, I Putu Suberata, menyambut positif kegiatan ini. Menurutnya, guru memiliki peran penting dalam menyebarkan informasi yang benar kepada masyarakat, terutama di era digital yang penuh arus informasi cepat namun sering kali simpang siur.
“Kanal resmi seperti SP4N-LAPOR! sangat penting. Informasi yang benar sering kalah cepat dengan isu yang tidak jelas sumbernya. Guru akan menjadi jembatan agar informasi yang tepat sampai ke siswa dan masyarakat,” tutupnya. (adv/sky/diskominfo kaltim)
Komentar