- Indonesia, Samarinda
Foto: Kepala Desa Jembayan Tengah, Masnur, saat memberikan keterangan kepada sejumlah awak media terkait potensi di wilayahnya. (ruz/sky/warta-digital.com/11/06/2025)
WARTA-DIGITAL.COM - KUTAI KARTANEGARA - Desa Jembayan Tengah di Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), tengah mengembangkan potensi lokal melalui produksi beras lokal yang dikelola oleh BUMDes. Saat ini, produksi masih sebatas memenuhi kebutuhan internal desa, meski sudah menarik minat dari pihak BULOG.

Kepala Desa Jembayan Tengah, Masnur, menyebutkan, revitalisasi BUMDes dan sinergi dalam ketahanan pangan diharapkan dapat mendorong produksi agar mampu menembus pasar yang lebih luas. Dari total lahan pertanian 300–400 hektare, baru sekitar 75% yang aktif dikelola.
Pemerintah Desa Jembayan Tengah juga menyiapkan program pertanian terpadu dan inisiatif "Petani Milenial" untuk mendorong partisipasi generasi muda, terutama setelah sektor pertambangan mengalami penurunan.
“Lahan pertanian di desa kami mencakup sekitar 300–400 hektare, namun baru sekitar 75% yang aktif dikelola,” ujar Masnur, Rabu (11/06/2025).
“Ke depan, kami ingin mengembangkan pertanian terpadu dan mendorong generasi muda melalui program petani milenial, apalagi setelah sektor tambang mulai menurun,” sambung Masnur.
Selain pertanian, Desa Jembayan Tengah juga menjalankan program lingkungan bertajuk Sedekah Sampah. Melalui kotak-kotak sampah yang ditempatkan di masjid, sekolah, dan tempat umum, warga diajak memilah dan menabung sampah melalui Dasawisma.
Sampah yang dikumpulkan bisa diuangkan menjelang Lebaran atau kapan pun warga membutuhkannya.
“Sampah dipilah oleh warga. Dihitung dan ditimbang sebagai “tabungan sampah” oleh Dasawisma,” ungkap Masnur.
“Hasil tabungan bisa ditarik dalam bentuk uang menjelang Lebaran atau sesuai keinginan warga,” imbuh Masnur.
Saat ini, pengolahan masih menggandeng pihak ketiga seperti pemulung dan P3A, namun ke depannya, desa menargetkan pengelolaan mandiri dengan alat sendiri untuk meningkatkan nilai ekonomis dari sampah. (adv/ruz/sky)
Komentar