Agusriansyah : Perlunya Sinergi Beasiswa Pemprov Kaltim dan Kutim Tuntas

  • Sabtu, 12 Juli 2025

WARTA-DIGITAL.COM SAMARINDA - Kekhawatiran soal tumpang tindih program bantuan pendidikan kembali menjadi sorotan di Kalimantan Timur. Anggota DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan, mengingatkan perlunya sinkronisasi yang ketat antara beasiswa Gratispol milik Pemprov Kaltim dan program Kutim Tuntas dari Pemkab Kutai Timur.

 

 

Menurutnya, jika tidak ada validasi data yang akurat, potensi satu siswa menerima dua bantuan sekaligus bisa terjadi. Hal ini dinilai melanggar prinsip pemerataan dan membuka peluang pemborosan anggaran daerah.

 

“Harus ada yang dicoret. Dan tidak mungkin Gratispol yang dicoret,” tegas Agusriansyah.

 

Ia menekankan bahwa program Gratispol dikelola langsung oleh Pemerintah Provinsi dengan sistem yang lebih mapan dan jangkauan luas. Karena itu, siswa yang sudah terdaftar sebagai penerima Gratispol tidak seharusnya mendapatkan bantuan lain seperti Kutim Tuntas.


Namun, ia juga mengapresiasi hadirnya program Kutim Tuntas sebagai alternatif bagi mereka yang belum terakomodasi dalam skema beasiswa provinsi.


Menurutnya, pemanfaatan program daerah sebagai pelengkap bisa menjadi solusi untuk memperluas cakupan penerima tanpa menimbulkan ketimpangan distribusi.


Agusriansyah juga menyoroti perlunya evaluasi mendalam terhadap pelaksanaan beasiswa Kutim Tuntas pada periode sebelumnya. Ia mempertanyakan sejauh mana keberlanjutan manfaat yang diterima siswa lama, terutama setelah Gratispol mulai menjangkau berbagai wilayah di Kutai Timur. (adv/sky/dprd Kaltim)

 

Komentar