Camat Tenggarong Sukono Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran

  • Rabu, 19 Maret 2025

WARTA-DIGITAL.COM - KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyalurkan bantuan bagi korban kebakaran yang terjadi di Kelurahan Melayu pada Hari Selasa (18/03/2025), sekitar pukul 14.00 WITA.

Kebakaran tersebut menghanguskan tiga rumah dan berdampak pada satu rumah warga, mengakibatkan 10 jiwa dari 3 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal dan harta benda.

 

Dalam hal itu, Camat Tenggarong Sukono bersama tim Safari Ramadhan Kecamatan Tenggarong, langsung bergerak cepat untuk memberikan bantuan kepada para korban.

 

Bantuan yang diberikan berupa sembako dan kebutuhan pokok lainnya untuk membantu mereka dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

 

“Kami sangat prihatin atas musibah ini, semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban para korban,” ucap Sukono, Rabu (19/03/2025).

 

Tak hanya itu, Sukono juga mengajak masyarakat sekitar untuk turut membantu keluarga yang terdampak kebakaran.

 

Selain itu, Sukono juga menjelaskan, berdasarkan laporan dari Kelurahan Melayu, kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik di salah satu rumah.

 

Api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan di sekitarnya sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh tim pemadam kebakaran.

 

Dalam kesempatan tersebut, Sukono juga menyampaikan belasungkawa kepada para korban, atas musibah yang terjadi.

 

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kecamatan Tenggarong, saya mengucapkan duka yang mendalam," ungkap Sukono.

 

"Semoga para korban diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini,” sambung Sukono.

 

Sukono juga menegaskan bahwa, bantuan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kecamatan Tenggarong dalam membantu warga yang mengalami musibah.

 

Selain bantuan sembako, pihak Kecamatan Tenggarong juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk membantu proses pemulihan pasca-kebakaran.

 

Dengan adanya bantuan itu, diharapkan para korban dapat segera bangkit dan melanjutkan kehidupannya seperti sedia kala.

 

"Untuk itu, kami terus mengimbau warga agar lebih berhati-hati dalam penggunaan listrik dan kompor maupun alat pemanas, guna mencegah kejadian serupa terulang lagi," pungkas Sukono. (adv/bil/sky)

Komentar