- Indonesia, Samarinda
WARTA-DIGITAL.COM SAMARINDA – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Timur terus memperkuat perannya dalam meningkatkan literasi media di kalangan generasi muda. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui program Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang membuka kesempatan bagi pelajar untuk belajar langsung tentang dunia penyiaran.
Pada Selasa (22/7/2025), KPID Kaltim menerima siswa-siswi SMK TI Labbaika Samarinda yang akan menjalani program PKL di kantor KPID Kaltim, Samarinda. Program ini dirancang bukan sekadar sebagai tempat magang, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran tentang proses pengawasan penyiaran dan pentingnya peran lembaga pengawas dalam menjaga kualitas tayangan di ruang publik.
Koordinator Bidang Kelembagaan KPID Kaltim, Tri Heriyanto, menyampaikan bahwa keterlibatan pelajar dalam program ini diharapkan dapat menumbuhkan generasi muda yang lebih sadar dan kritis terhadap konten media.
“Kami ingin para pelajar memahami bahwa media memiliki dampak besar terhadap cara berpikir dan perilaku masyarakat. Mereka tidak hanya menjadi penonton, tapi juga harus punya kesadaran untuk menilai tayangan yang layak dan bertanggung jawab,” ujar Tri.
Selama program berlangsung, para siswa diperkenalkan dengan mekanisme kerja KPID, mulai dari pemantauan isi siaran, proses penanganan pelanggaran, hingga penerapan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS). Mereka juga mendapat pemahaman tentang tantangan pengawasan media di era digital yang semakin kompleks.
Salah satu peserta PKL mengungkapkan rasa antusiasnya setelah mengikuti pembelajaran tersebut.
“Selama ini kami hanya tahu KPID sebagai pengawas televisi dan radio, ternyata perannya jauh lebih luas dan penting. Ini pengalaman yang membuka wawasan kami tentang pentingnya literasi media,” ungkapnya.
Guru pembimbing SMK TI Labbaika, Tami, juga memberikan apresiasi kepada KPID Kaltim atas kesempatan yang diberikan kepada para siswanya.
“Di tengah derasnya arus informasi, siswa perlu dibekali pemahaman tentang penyiaran dan peran pengawasan media. Ini sangat bermanfaat untuk membentuk karakter kritis dan tanggung jawab sosial mereka,” jelas Tami.
Melalui kegiatan ini, KPID Kaltim berharap para siswa dapat menjadi duta literasi media di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem informasi yang sehat dan membangun generasi yang melek media di era digital yang terus berkembang. (adv/sky/diskominfo kaltim)
Komentar