KPID Kaltim Imbau Media dan Pemangku Kebijakan Jaga Akurasi Informasi Jelang Aksi Massa

  • Minggu, 31 Agustus 2025

WARTA-DIGITAL.COM Samarinda – Menjelang rencana aksi massa besar-besaran yang akan berlangsung di depan Kantor DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar, Samarinda, Senin (1/9/2025), Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Timur, Irwansyah, mengingatkan seluruh pihak untuk berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan di ruang publik.

 

Irwansyah menegaskan agar seluruh pemangku kebijakan tidak mengeluarkan pernyataan provokatif dan hanya berbicara berdasarkan data serta fakta. Menurutnya, pernyataan yang keliru berpotensi menyakiti hati masyarakat luas.

 

“Kami harap seluruh pemangku kebijakan mengeluarkan pernyataan berbasis data dan fakta, tidak provokatif. Jika tidak, bisa melukai hati masyarakat. Media pun harus cepat melakukan klarifikasi apabila ada berita yang tidak benar,” tegas Irwansyah, Minggu (31/8/2025).

 

Ia menekankan bahwa inti dari penyiaran dan pemberitaan adalah bagaimana memastikan seluruh informasi yang tersebar tetap akurat dan berimbang. Pemerintah, kata Irwansyah, juga dituntut tegas dalam menjaga kedamaian negeri.

 

“Sekarang muaranya adalah bagaimana pemberitaan di seluruh media bisa akurat dan berimbang. Ketegasan pemerintah juga perlu demi kedamaian di negeri kita,” tambahnya.

 

Irwansyah mengingatkan bahwa kekacauan (chaos) yang kini terjadi di beberapa daerah Indonesia tidak boleh sampai menjalar ke Kalimantan Timur.

 

Kalau sampai chaos, ini sangat berbahaya. Bisa melumpuhkan perekonomian, pendidikan, hingga memicu penjarahan, perampokan, bahkan pembunuhan jika misinformasi ditelan mentah-mentah,” jelasnya.

 

Sebagai provinsi yang dikenal paling damai, Irwansyah mengingatkan bahwa Kaltim selalu berhasil menjaga stabilitas dalam setiap momentum demokrasi, baik pemilu maupun pilkada. Karena itu, ia optimistis kondisi aman dan damai dapat terus terjaga.

 

KPID Kaltim pun menegaskan komitmennya untuk terus mengawal penyiaran sehat, akurat, dan berimbang, demi menjaga kepercayaan publik serta kelangsungan demokrasi di Bumi Etam. (adv/sky/diskominfo kaltim)

Komentar