- Indonesia, Samarinda
WARTA-DIGITAL.COM SAMARINDA - Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur, Muhammad Husni Fahruddin, menyoroti kesiapan rumah sakit di daerah menghadapi rencana pembukaan rute penerbangan internasional Kaltim—Kuala Lumpur. Menurutnya, kemudahan akses perjalanan luar negeri akan memengaruhi mobilitas masyarakat dalam mencari layanan kesehatan.

Ayub menyampaikan bahwa pembukaan rute internasional berpotensi mendorong masyarakat untuk berobat ke luar negeri. Untuk itu, fasilitas kesehatan lokal harus ditingkatkan agar mampu bersaing dengan standar layanan medis negara lain. “Kalau rute ke Kuala Lumpur dibuka, itu artinya akses berobat ke luar negeri semakin mudah. Kita tidak ingin rumah sakit kita tertinggal,” jelasnya, Selasa (2/12/2025).
Menurut Ayub, kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan pengelola rumah sakit. Ia mendorong peningkatan kualitas layanan, teknologi kesehatan, dan kompetensi tenaga medis. “Rumah sakit kita harus berani meningkatkan standar. Pelayanan tidak boleh kalah hanya karena faktor kenyamanan,” tegasnya.
Pembukaan rute internasional dinilai membuka peluang baru bagi Kaltim, baik dalam sektor ekonomi, pariwisata, maupun pelayanan publik. Bandara APT Pranoto sebagai pintu gerbang internasional diharapkan menjadi katalis untuk mendorong kualitas infrastruktur lain termasuk kesehatan. “Ini bukan hanya soal transportasi, tapi ekosistem pelayanan publik,” tambah Ayub.
Ia juga mengingatkan bahwa daya saing rumah sakit tidak hanya ditentukan oleh fasilitas fisik, tetapi juga kemudahan layanan. Menurutnya, digitalisasi pelayanan, ketersediaan dokter spesialis, dan transparansi biaya menjadi faktor penting bagi masyarakat dalam memilih fasilitas medis. “Kalau masyarakat merasa nyaman dan percaya, mereka tidak akan perlu mencari layanan di luar negeri,” ucapnya.
DPRD Kaltim berkomitmen untuk mendorong pemerintah daerah mempercepat peningkatan kualitas kesehatan melalui dukungan anggaran dan regulasi. Ayub menilai, kolaborasi lintas sektor penting agar masyarakat memperoleh layanan terbaik tanpa harus keluar daerah.
Dengan persiapan yang matang, Kaltim diharapkan mampu menghadapi perubahan mobilitas masyarakat akibat ekspansi rute internasional. Pemerintah daerah diminta menjadikan momentum ini sebagai peluang untuk meningkatkan kualitas layanan publik secara menyeluruh. (adv/sen/dprd prov kaltim)
Komentar