- Indonesia, Samarinda
WARTA-DIGITAL.COM SAMARINDA – Dalam upaya memperkuat literasi media di era digital, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Timur bersama Forum Literasi Pemerhati Media (FLPM) menggelar Seminar Nasional bertajuk “2045: Indonesia Emas atau Indonesia Cemas?”.
Kegiatan ini berlangsung di Aula Gedung E Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) dan juga dapat diikuti secara daring melalui Zoom.
Seminar tersebut mendapat sambutan luas dari masyarakat. Tercatat lebih dari 300 peserta hadir, baik secara langsung maupun virtual. Hal ini mencerminkan tingginya perhatian publik terhadap literasi media, terutama dalam mempersiapkan generasi muda menyongsong Indonesia Emas 2045.
Ketua KPID Kaltim, Irwansyah, menyampaikan bahwa seminar ini merupakan bentuk nyata komitmen pihaknya untuk memperluas edukasi literasi media melalui kemitraan strategis.
“KPID tidak bisa berjalan sendiri. FLPM hadir sebagai mitra untuk memperluas jangkauan literasi dan menumbuhkan kesadaran publik akan pentingnya siaran sehat dan cerdas,” ujarnya.
Menurut Irwansyah, pelibatan akademisi, mahasiswa, dan masyarakat dalam FLPM menjadi langkah penting agar literasi media tidak hanya berhenti pada kegiatan formal, tetapi berkembang menjadi gerakan kolektif yang berkesinambungan. Dengan demikian, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya siaran berkualitas dapat semakin mengakar.
Lebih jauh, ia juga mengingatkan bahwa masyarakat memiliki peran penting dalam memilih dan menyaring tontonan maupun informasi.
“Kita ingin masyarakat tidak hanya jadi konsumen, tetapi juga menjadi bagian dari kontrol sosial. Literasi media akan membantu publik lebih bijak dalam menyikapi siaran dan konten digital,” tambahnya.
Irwansyah berharap melalui seminar ini muncul kesadaran bersama bahwa media yang sehat dan berkualitas merupakan salah satu fondasi utama untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. (adv/sky/diskominfo kaltim)
Komentar