- Indonesia, Samarinda
WARTA-DIGITAL.COM SAMARINDA — Minimnya akses listrik, jalan, dan air bersih di wilayah Sangkulirang Seberang, Kutai Timur, kembali menjadi sorotan. Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Agusriansyah Ridwan, mempertanyakan komitmen Gubernur Kaltim dan sejumlah anggota DPR RI yang pernah menjanjikan wilayah pesisir tersebut sebagai prioritas pembangunan sejak masa kampanye. Hingga kini, janji itu belum juga terwujud.

Wilayah Sangkulirang Seberang—yang meliputi Mandu Dalam, Mandu Pantai Lestari, Saka, hingga Kesandaran—masih bergelut dalam kegelapan dan keterbatasan infrastruktur dasar. Menurut Agusriansyah Ridwan, kondisi ini sangat memprihatinkan mengingat status Kalimantan Timur sebagai provinsi kaya sumber daya alam. Ia menyebut, janji politik yang dulu sempat digaungkan kini tak lebih dari angin lalu.
“Nah ini yang penting saya sampaikan. Waktu Pak Gubernur mencalonkan, termasuk juga beberapa anggota DPR RI, sempat menjanjikan bahwa wilayah Sangkulirang Seberang akan jadi prioritas untuk perbaikan jalan dan listrik. Tapi sampai sekarang belum terealisasi,” ujar Agusriansyah saat ditemui di Gedung Utama B DPRD Kaltim, Rabu (11/6).
Sebagai wakil rakyat, Agusriansyah mengaku telah menindaklanjuti persoalan ini dengan mengonfirmasi langsung ke Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. Berdasarkan informasi dari Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Kutim, tim gabungan dari PLN dan Perusahaan Milik Kutim (PMK) telah melakukan survei lapangan. Namun, kelanjutan program ini terganjal di level pemerintah provinsi dan kementerian.
“Saya sudah cek ke Kepala Bagian SDA Kutim, mereka sudah survei bareng PLN dan PMK. Tapi ya itu, tinggal bagaimana Pemprov Kaltim menindaklanjuti ke Kementerian ESDM agar ada alokasi anggaran prioritas untuk listrik di wilayah itu,” jelasnya. (adv /sky)
Komentar